Materi Jaringan Tumbuhan

Materi Jaringan Tumbuhan

 

  • Parenkim

Parenkim merupakan bagian jaringan dasar (ground tissue) yang dibentuk dari meristem dasar. Pada berkas pembuluh, parenkim berasal dari prokambium atau kambium sedangkan pada pertumbuhan sekunder berasal dari kambium gabus atau felogen. Parenkim merupakan jaringan yang ada pada seluruh organ tumbuhan antara lain pada akar dan batang, yaitu diantara epidermis dan pembuluh angkut, pada empulur batang, penyusun mesofil daun, pembentuk daging buah serta sebagai penyimpan cadangan makanan (Puspitawati,2015).

Materi Jaringan Tumbuhan

 

Parenkim memiliki kemampuan membelah yang tetap dapat dipertahankan meskipun telah menjadi sel dewasa, sebab itu parenkim berperan dalam proses regenerasi dan proses penutup luka. Bentuk sel parenkim bermacam-macam, antara lain membulat, memanjang, bertojolan atau berbentuk seperti bintang. Parenkim pada umumnya berdinding tipis, terutama yang mengandung kloropas dan cadangan makanan. Selain itu, parenkim penyusun mesofil daun memiliki ruang antar sel yang besar. Terbentuknya ruang antar sel melalui beberapa cara yaitu sisogen (sel yang satu menjauhi sel yang lain), lisigen (sel hancur sehingga membentuk ruang antar sel ), sisolisogen (sel hancur kemudian menjauhi satu dengan lainnya), reksigen (terdapat sel yang tumbuh sehingga sel robek dan membentuk ruang antar sel).Terdapat berbagai macam parenkim antara lain klorenkim, aktinenkim dan aerenkim.

 

Klorenkim adalah jaringan parenkim yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis. Biasanya terletak di daun, buah, dan batang yang berwarna hijau. Ciri-ciri jaringan parenkim ini, terdapat kloroplas yang menjadi tempat utama berlangsungnya kegiatan fotosintesis. Aktinenkim adalah parenkim yang berbentuk seperti bintang , saling bersambungan ujungnya sehingga memiliki ruang antar sel yang besar. Sedangkan aerenkim adalah parenkim yang ruang antar sel nya sangat besar dibandingkan dengan sel-sel parenkim itu sendiri dan terisi udara .

  • Kolenkim

Kolenkim dibentuk oleh sejumlah sel memanjang yang menyerupai sel prokambium dan berkembang dalam stadium awal promeristem. Sel kolenkim adalah sel hidup, bentuknya sedikit memanjang, dan pada umumnya memiliki dinding yang teratur penebalannya. Kolenkim hanya memiliki dinding primer yang lunak, lentur dan tidak berlignin melainkan mengandung selulosa, hemiselulosa, pektin, manan dan air dengan kadar air yang tinggi. Kolenkim seperti parenkim dapat mengandung kloroplas sehingga dapat melakukan fotosintesis dan dapat pula berisi tanin. Dinding sel kolenkim dapat berlignin atau menjadi lebih tebal seperti pada sklerenkim. Namun, karena kolenkim terdiri dari sel hidup maka dinding sel kolenkim dapat menjadi tipis lagi dan sel bersifat meristematik. Sel kolenkim mempunyai kemampuan untuk memanjang dan memberikan dukungan mekanis sebagai jaringan dasar pada daerah tumbuhan yang sedang memanjang.

  • Sklerenkim

Sklerenkim merupakan jaringan penyokong tumbuhan, yang sel – selnya mengalami penebalan sekunder dengan lignin dan menunjukkan sifat elastis. Sklerenkim tersusun atas dua kelompok sel, yaitu sklereid dan serabut. Sklereid disebut juga sel batu yang terdiri atas sel – sel pendek, sedangkan serabut sel – selnya panjang. Sklereid berasal dari sel-sel parenkim, sedangkan serabut berasal dari sel – sel meristem. Sklereid terdapat di berbagai bagian tubuh. Sel – selnya membentuk jaringan yang keras, misalnya pada tempurung kelapa, kulit biji dan mesofil daun. Serabut berbentuk pita dengan anyaman menurut pola yang khas. Serabut sklerenkim banyak menyusun jaringan pengangkut.

 

Sumber : Jaringan Tumbuhan